AMSTERDAM, RABU - LG Electronics menangi kontrak GSM Assosiation (GSMA) untuk memproduksi ponsel berharga murah yang bekerja di jaringan 3G. Dengan kontrak ini, LG akan menerima order pembuatan jutaan ponsel dengan harga sekitar 100 dollar AS yang akan diumumkan secara resmi di ajang pameran dagang 3GSM di Barcelona, Spanyol minggu depan.
Jutaan ponsel ini akan didistribusikan ke sejumlah operator 3G yang tergabung dalam GSMA. Beberapa operator yang berminta antara lain Cingular, Globe Telecom, Hutchison 3G, KTF, MTN, Orange, Smart, Telecom Italia, Telenor, T-Mobile, dan Vodafone. Berdasarkan data GSMA bulan Oktober, pelanggan operator-operator ini berjumlah sekitar 620 juta. Ponsel murah juga akan tersedia bagi seluruh anggota GSMA.
Jurubicara LG di Seoul, Korea Selatan masih enggan berkomentar mengenai kabar kemenangan ini. LG, yang berada di urutan kelima produsen ponsel terbesar di dunia setelah Nokia, Motorola, Samsung, dan Sony Ericsson, sejauh ini lebih banyak memproduksi ponsel-ponsel kelas premium. Ponsel murah tentu akan mempercepat erosi margin keuntungan di produk 3G. Namun, analis Bank Investasi Tong Yang, Choi Hyun-jae, memprediksi LG akan memperoleh keuntungan dengan produksi yang besar meskipun keuntungannya di setiap produk kecil.
Hadirnya ponsel murah diharapkan dapat meningkatkan penetrasi pengguna 3G. Sejauh ini, ponsel yang bekerja di jaringan 3G rata-rata berharga mahal sehingga memperlambat penyerapannya di masyarakat. Sampai saat ini ponsel 3G termurah dibuat perusahaan China, Huawei, seharga jual ke konsumen sekitar 140 dollar AS di Inggris dengan subsidi.
GSMA sebelumnya telah sukses melakukan hal yang sama pada jaringan GSM. Dua kali kontak yang dimenangkan Motorola 2 tahun lalu menghadirkan ponsel yang bekerja di jaringan GSM seharga sekitar 30 dollar AS.
Sumber: reuters
Penulis: Wah