Senin, 17 September 2007 - 14:31 wib
BERITALAIN
Al Gore: Penghargaan Emmy Setelah Piala Oscar
Hanya beberapa bulan sesudah filmnya, An Inconvenient Truth, menyabet piala Oscar, Al Gore meraih Penghargaan Emmy.

The Sopranos, Jawara Emmy Awards
Drama seri The Sopranos (yang diputar di HBO) buah karya David Chase dinobatkan sebagai Drama Seri Terbaik di ajang Emmy Awards ke-59.

Acha Septiasari: Tahan Hawa Nafsu
Artis Acha Septriasa tak mau mengumbar janji untuk tetap setia pada kekasihnya, Irwansyah, kendati keduanya selalu muncul bersama di depan publik.




Lagu Indonesia Serbu Malaysia, Amy "Search" Resah



KUALA LUMPUR, SENIN - Amy "Search", yang pernah amat populer di Indonesia dengan lagu Isabella, resah karena serbuan artis musik luar Malaysia, terutama yang dari Indonesia, dalam industri musik negaranya dewasa ini.  

Menurut Amy, artis-artis musik Indonesia mendapat pelayanan istimewa dari para promotor Malaysia, sedangkan tidak demikian dengan artis-artis musik Malaysia di Indonesia. Sambungnya, seharusnya Malaysia berjuang untuk musik lokal.

Lanjutnya, tak bisa dipungkiri, media elektronik berdampak besar dalam mempromosi lagu. Menurutnya lagi, media elektronik Malaysia berpihak kepada lagu-lagu Indonesia dan mengesampingkan lagu-lagu  lokal.

"Saya tak paham sikap stasiun-stasiun radio (Malaysia), terutama stasiun-stasiun radio swasta sekarang. Mereka seperti berlomba-lomba memopulerkan lagu-lagu asing," tutur lelaki itu di kediamannya di Kota Damansara, Selangor, baru-baru ini. "Seharusnya penyiaran lagu-lagu luar negeri dibatasi, supaya tidak ada lagu lokal yang dikesampingkan. Banyak artis kita yang berkecil hati terhadap stasiun-stasiun radio lokal, karena lagu-lagu mereka tidak disiarkan, sedangkan lagu-lagu dari negeri seberang berulang kali diputar," sambungnya.

"Para promotor konser juga hanya memberi peluang kepada artis lokal untuk pertunjukan ketika musim perayaan. Bagaimana artis lokal hendak naik jika peluang untuk mereka terhambat di negeri sendiri," tuturnya lagi, bersemangat.

Semua itu, menurut Amy, hanya menambah lagi aliran uang ke luar negeri. "Setiap lagu yang dipersembahkan di negara ini dibayar royaltinya oleh Badan Perlindungan Hak Cipta Karyawan Muzik (MACP). Tapi, kalau semua yang dimainkan adalah lagu dari negeri seberang, semakin banyaklah uang mengalir ke luar negeri," katanya.

"Artis luar adalah kawan dan bukan untuk dimusuhi. Tapi, bersamaan dengan itu, kita sebagai rakyat negara ini (Malaysia) harus menjaga kepentingan musik dan artis lokal lebih dulu," tekannya. (utusan.com.my/Ati)