Rubrik
Berita Utama
Bisnis & Keuangan
Humaniora
International
Jawa Barat
Jawa Tengah
Metropolitan
Nusantara
Olahraga
Opini
Politik & Hukum
Sosok
Sumatera Bagian Selatan
Sumatera Bagian Utara
Yogyakarta
Berita Yang lalu
Anak
Asuransi
Audio Visual
Bahari
Bentara
Bingkai
Dana Kemanusiaan
Didaktika
Ekonomi Internasional
Ekonomi Rakyat
Fokus
Furnitur
Ilmu Pengetahuan
Interior
Jendela
Kesehatan
Klass
Laporan Khusus Aceh Baru
Laporan Khusus Hidup Bersama Bencana
Lingkungan
Lintas Timur Barat
Makanan dan Minuman
Muda
Musik
Otomotif
Otonomi
Pendidikan
Pendidikan Dalam Negeri
Pendidikan Informal
Pendidikan Luar Negeri
Perbankan
Pergelaran
Perhubungan
Pixel
Properti
Pustakaloka
Rumah
Sorotan
Swara
Tanah Air
Teknologi Informasi
Telekomunikasi
Teropong
Wisata
Info Otonomi
Tentang Kompas
Kontak Redaksi
Jawa Barat
Senin, 18 Juni 2007

Pengangguran di Bandung Masih Tinggi
Hotel dan Restoran Penyerap Tenaga Kerja Terbanyak

Bandung, Kompas - Tingkat pengangguran di Jawa Barat, terutama di Kota Bandung, masih sangat tinggi. Pemicunya adalah angka urbanisasi yang tinggi, serta minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia karena belum sebanding dengan pertumbuhan angkatan kerja yang sangat tinggi.

Pengamat ekonomi sekaligus Ketua II Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bandung Coki Achmad Syahwier mengatakan, hingga awal tahun 2007 tercatat 236.000 orang menganggur dari jumlah penduduk yang saat ini mencapai 2,5 juta orang. "Jumlah angkatan kerja bertambah, sedangkan peningkatan itu tidak diimbangi dengan penyediaan lapangan pekerjaan," ujar Coki, Minggu (17/6).

Sementara itu, menurut Kepala Badan Pusat Statistik Kota Bandung M Kuswara, sejak tahun 2004 angka pengangguran di Bandung terus meningkat. Setiap tahun, rata-rata tingkat pengangguran terbuka mencapai 16 persen dari jumlah angkatan kerja. Penyerapan tenaga kerja terbilang kecil, hanya sekitar 10.000-15.000 orang. Adapun jumlah angkatan kerja terus meningkat sekitar 20.000-50.000 orang per tahun.

Peningkatan itu dipicu berbagai kebijakan pemerintah yang menyebabkan tutupnya sejumlah perusahaan pengolahan di Kota Bandung, seperti pabrik tekstil yang padat karya. "Karena ada kebijakan makro secara nasional, seperti kenaikan harga minyak, menyebabkan sektor industri kita banyak yang kolaps. Akibatnya, pengangguran itu lebih banyak tercipta dari pemutusan hubungan kerja saat itu," kata Kuswara, Jumat lalu. Hotel dan restoran

Tingginya angka pengangguran di Bandung melampaui angka pengangguran terbuka di Jawa Barat yang hanya 14 persen dari total angkatan kerja sebanyak 17,53 juta orang. Selain pertumbuhan penduduk secara normal, tingkat urbanisasi yang pesat menyebabkan angkatan kerja yang bertambah tidak bisa terserap oleh penyediaan lapangan kerja yang belum memadai. Bandung, kata Kuswara, merupakan salah satu kota besar tujuan urbanisasi penduduk desa, baik di Jabar maupun dari provinsi lain.

Menurut Coki, rendahnya tingkat investasi di Bandung juga menghambat penyerapan tenaga kerja. Padahal, investasi diharapkan bisa menjadi peluang dibukanya lapangan pekerjaan baru. Selain itu, mediasi perbankan belum membuahkan hasil nyata. Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia belum mendapatkan tanggapan positif karena suku bunga kredit masih tinggi.

Saat ini sektor perdagangan, hotel, dan restoran (PHR) merupakan sektor yang menyerap tenaga kerja terbanyak di Bandung, yaitu sekitar 70 persen dari angkatan kerja yang ada. Salah satunya ialah peningkatan jumlah pedagang informal, yaitu pedagang kaki lima. Terlebih lagi, setelah dibuka Jalan Tol Cipularang, pertumbuhan ekonomi Bandung sangat bergantung pada sektor PHR. (THT)

LAYANAN BERITA SMS 5454 TELKOMSEL
Layanan
Langganan
Berhenti
 berita nasional  reg kcm nas  unreg kcm nas
 berita politik  reg kcm pol  unreg kcm pol
 breaking news 3  reg kcm bn 3  unreg kcm bn 3
 breaking news 5  reg kcm bn 5  unreg kcm bn 5
 breaking news 10  reg kcm bn 10  unreg kcm bn 10
 headline kompas  reg kcm hlkompas  unreg kcm hlkompas
LAYANAN BERITA SMS 9858 FLEXI & FREN
Layanan
Langganan
Berhenti
 berita nasional  reg nas  unreg nas
 berita politik  reg pol  unreg pol
 breaking news 3  reg bn 3  unreg bn 3
 breaking news 5  reg bn 5  unreg bn 5
 breaking news 10  reg bn 10  unreg bn 10
 headline kompas  reg hlkompas  unreg hlkompas
Search :
 
 

Berita Lainnya :

·

Persipasi Ditahan Imbang Perserang Tanpa Gol

·

Jumlah Peneliti Balai Besar Tekstil Belum Ideal

·

Pengangguran di Bandung Masih Tinggi

·

Pengangguran dan Kemiskinan Beradu Cepat

·

Mobil Jeffry Ibrahim Jungkir Balik Empat Kali

·

PKL Tidak Kapok Dengan Penertiban

·

Terkendala, Proyek Bandung Icon Mall

·

Dari Indramayu Untuk NU

·

Penyaluran Raskin Tidak Sesuai Program

·

Raskin, Beras Yang Tidak Dilirik

·

Peran Penyuluh dan Pengamat OPT Dipertanyakan

·

Mendermakan Harta, Bagian dari Keagamaan

·

Komunitas Menjawab Kebutuhan Pelukis

·

Surat Pembaca

·

Bisnis Sekilas

·

Cikapundung

·

Lintasan

·

Lembur Kuring

·

Akademia

 

 

Design By KCM
Copyright © 2002 Harian KOMPAS