Rubrik
Berita Utama
Bisnis & Keuangan
Humaniora
International
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Metropolitan
Nusantara
Olahraga
Opini
Politik & Hukum
Sosok
Sumatera Bagian Selatan
Sumatera Bagian Utara
Yogyakarta
Berita Yang lalu
Anak
Audio Visual
Bahari
Bentara
Bingkai
Dana Kemanusiaan
Didaktika
Ekonomi Internasional
Ekonomi Rakyat
Fokus
Furnitur
Ilmu Pengetahuan
Interior
Jendela
Kesehatan
Lingkungan
Lintas Timur Barat
Makanan dan Minuman
Muda
Musik
Otomotif
Otonomi
Pendidikan
Pendidikan Dalam Negeri
Pendidikan Informal
Pendidikan Luar Negeri
Perbankan
Pergelaran
Perhubungan
Pixel
Properti
Pustakaloka
Rumah
Sorotan
Swara
Tanah Air
Teknologi Informasi
Telekomunikasi
Teropong
Wisata
Info Otonomi
Tentang Kompas
Kontak Redaksi
Bisnis & Keuangan
Selasa, 01 Agustus 2006

Laba Bersih PT Telkom Tbk Melonjak 53 Persen

Jakarta, Kompas - Pada semester pertama tahun ini, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 5,818 trilun atau naik sebesar 53 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2005.

Peningkatan laba bersih terutama didorong kenaikan pendapatan usaha konsolidasi sebesar 23,79 persen dari Rp 19,384 triliun pada semester I tahun 2005 menjadi Rp 23,996 triliun pada semester I tahun 2006.

"Peningkatan besaran yang signifikan pada pendapatan usaha berasal dari pendapatan seluler, interkoneksi, serta data dan internet, masing-masing meningkat 47,34 persen, 13,34 persen, dan 33,83 persen. Di lain pihak, terjadi sedikit penurunan pada pendapatan telepon tidak bergerak sebesar 2,49 persen karena adanya sedikit penurunan lalu lintas percakapan langsung jarak jauh," kata Direktur Utama Telkom Arwin Rasyid, dalam kata pengantar laporan keuangan Telkom yang dipublikasikan dalam situs perseroan, Senin (31/7).

Peningkatan laba perseroan juga didorong oleh keuntungan akibat selisih nilai tukar yang pada semester I tahun 2006 ini nilainya Rp 586,597 miliar.

"Pada semester pertama 2006, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpengaruh signifikan atas peningkatan laba bersih. Sebab pada periode yang sama tahun lalu, perseroan masih membukukan kerugian akibat selisih kurs sebesar Rp 357,003 miliar," kata Arwin.

Seiring dengan peningkatan laba, pada paruh pertama tahun ini perseroan juga mengalami peningkatan beban usaha sebesar 16,73 persen dari Rp 11,295 triliun pada semester I tahun 2005 menjadi 13,184 triliun.

"Kontribusi kenaikan beban usaha yang signifikan berasal dari kenaikan beban penyusutan sebesar 30,37 persen, beban umum dan administrasi sebesar 22,35 persen, dan kenaikan beban pemeliharaan sebesar 20,78 persen," ujar Arwin.

Dari pendapatan usaha yang dikurangi beban usaha, laba usaha yang berhasil diperoleh Telkom pada semester I tahun ini sebesar Rp 10,811 triliun, atau naik 33,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2005 sebesar Rp 8,089 triliun. Saat ini total aset Telkom sebesar Rp 67,657 triliun. (TAV)

Search :
 
 

Berita Lainnya :

·

Rencana Kenaikan Tarif Bongkar Muat CPO Dibatalkan

·

Pembeli ORI Dikenai Pajak Final Sebesar 20 Persen

·

Ibarat Menegakkan Benang Basah

·

China Dominasi Proyek Listrik

·

Pemerintah Tunjuk Surveyor Untuk Verifikasi TKDN

·

Pembayaran Pajak Tidak Beres

·

Daging Ayam dari RPA Akan Dikenai PPN

·

Laba Bersih Gudang Garam Turun

·

Aturan NPL Belum Kelar

·

Dibutuhkan Anggaran

·

Manfaat Investasi Dana JHT Dihitung Bulanan

·

Laba Bersih PT Telkom Tbk Melonjak 53 Persen

·

KILAS EKONOMI



Design By KCM
Copyright © 2002 Harian KOMPAS