Rubrik
Berita Utama
Bisnis & Keuangan
Humaniora
International
Jawa Barat
Jawa Tengah
Metropolitan
Nusantara
Olahraga
Opini
Politik & Hukum
Sosok
Sumatera Bagian Selatan
Sumatera Bagian Utara
Yogyakarta
Berita Yang lalu
Anak
Audio Visual
Bahari
Bentara
Bingkai
Dana Kemanusiaan
Didaktika
Ekonomi Internasional
Ekonomi Rakyat
Fokus
Furnitur
Ilmu Pengetahuan
Interior
Jendela
Kesehatan
Lingkungan
Lintas Timur Barat
Makanan dan Minuman
Muda
Musik
Otomotif
Otonomi
Pendidikan
Pendidikan Dalam Negeri
Pendidikan Informal
Pendidikan Luar Negeri
Perbankan
Pergelaran
Perhubungan
Pixel
Properti
Pustakaloka
Rumah
Sorotan
Swara
Tanah Air
Teknologi Informasi
Telekomunikasi
Teropong
Wisata
Info Otonomi
Tentang Kompas
Kontak Redaksi
Pendidikan Luar Negeri
Selasa, 14 Februari 2006

Menghitung Biaya Pendidikan dan Hidup

Salah satu pertimbangan utama mengapa pelajar asing memilih Malaysia sebagai tempat menempuh pendidikan tinggi adalah soal biaya. Pada umumnya biaya pendidikan di Malaysia tergolong rendah, alias murah. Hal itu makin terlihat apabila kita mencoba membandingkannya dengan biaya serupa pada sejumlah perguruan tinggi swasta top yang ada di Indonesia.

Memang, masalah biaya harus menjadi pertimbangan pertama dan utama sebelum menentukan langkah, ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Indonesia atau Malaysia.

Berikut disajikan data perkiraan biaya pendidikan tinggi yang diambil dari situs web www.studymalaysia.com, yang mengambil sumber dari hasil Tim Penelitian Challenger Concept.

Biaya pendidikan yang murah itu tidak hanya untuk program S-1, tetapi juga berlanjut hingga ke program pascasarjana. Dalam catatan Tim Penelitian Challenger Concept, kerja sama antara universitas-universitas asing dan universitas-universitas negeri, yang menawarkan berbagai program master di berbagai bidang dan memenuhi standar pendidikan internasional, berbiaya relatif murah. Biaya kuliah berkisar antara 24.000 ringgit Malaysia (6.300 dollar AS) hingga 34.000 ringgit Malaysia (9.000 dollar AS).

Biaya murah juga terasakan untuk kebutuhan hidup. Diakui, biaya hidup yang murah ikut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelajar asing untuk menuntut ilmu di Malaysia. Total pengeluaran untuk tempat tinggal, baik di dalam kampus maupun di luar kampus, adalah sesuai kemampuan keuangan para pelajar.

Berdasarkan lokasi tempat tinggal, biaya rata-rata sewa kamar untuk ditempati satu orang (single room) atau satu kamar untuk dua orang (twin-sharing room) berkisar 200-300 ringgit Malaysia (setara dengan 53-79 dollar AS). Sedangkan biaya hidup (untuk keperluan makan, transportasi, laundry, dan sebagainya) diperkirakan mencapai 500-600 ringgit Malaysia (132- 158 dollar AS) per bulan. Dengan demikian, rata-rata pengeluaran untuk biaya hidup selama satu tahun adalah 10.000 ringgit Malaysia hingga 11.000 ringgit Malaysia (setara dengan 2.632 dollar AS hingga 2.895 dollar AS). (ton)

Search :
 
 

Berita Lainnya :

·

Biaya Sekolah atau Mobil

·

Di Sini Segalanya Ada

·

Politeknik, Membuat Singapura Maju

·

Pemerintah Bertanggung Jawab

·

Mari (Ganti) Berguru ke Malaysia

·

Malaysia, Negeri yang Menjanjikan

·

Menghitung Biaya Pendidikan dan Hidup

·

Mau Studi ke Mana?

·

Saya Terbantu oleh Uniprep



Design By KCM
Copyright © 2002 Harian KOMPAS