Klinik Terpadu Kesehatan Reproduksi
Jakarta, Kompas - Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, mulai 2 Agustus mengoperasikan Klinik Yasmin, klinik terpadu untuk kesehatan reproduksi pria dan wanita. Pelayanan diberikan oleh para dokter spesialis dan subspesialis dari enam bidang (penyakit dalam, urologi, kesehatan jiwa, andrologi, dan imunologi reproduksi).
Kepala Klinik Yasmin dr Andon Hestiantoro SpOG-KFER pada Selasa (3/8) menjelaskan, klinik yang dipimpinnya akan melayani konsultasi dan pemeriksaan mulai dari bagaimana menyiapkan telur/sperma yang berkualitas, perawatan kehamilan, kelahiran, penyakit dalam rahim seperti infeksi, pemakaian kontrasepsi sampai pencegahan penyakit pada awal menopause. Namun, layanan dibatasi sampai usia 65 tahun saja. Bagi masyarakat berusia 65 tahun ke atas, layanan akan diberikan oleh Klinik Geriatri.
Sebelumnya layanan sebagaimana diberikan oleh Klinik Yasmin, kata Kepala Makmal Terpadu Imunoendokrinologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr Enud J Surjana SpOG (K), diberikan oleh Laboratorium dan Pusat Penelitian Makmal Terpadu FKUI di Jalan Salemba. "Tapi ruangan di sana kecil, sehingga dikembangkanlah Klinik Yasmin," tambah Andon.
Enud berharap, sebagian dana yang dihasilkan klinik bisa membantu pusat penelitian yang dipimpinnya untuk membeli alat baru guna pengembangan pusat penelitian medik.
Direktur RSCM dr Merdias Almatsier SpS(K) dalam peresmian Klinik Yasmin mengingatkan, RSCM melayani masyarakat dari berbagai kalangan, sehingga pelayanan untuk masyarakat bawah tetap harus mendapat perhatian utama.
Andon menjamin, akan ada subsidi silang dalam pembiayaan pelayanan untuk masyarakat menengah ke atas dan masyarakat bawah. "Sekitar 10 persen dana yang terkumpul akan dikembalikan bagi mereka yang kurang mampu tetapi butuh pemeriksaan yang berbiaya mahal," tambahnya. (TRI)