Rubrik
Jawa Tengah
Berita Utama
Inspirasi
Olahraga
Dikbud
Opini
International
Nasional
Iptek
Bisnis & Investasi
Nusantara
Naper
Metropolitan
Bahasa
Liputan Natal & Tahun Baru
Berita Yang lalu
Jendela
Pustakaloka
Fokus
Dana Kemanusiaan
Teknologi Informasi
Rumah
Audio Visual
Otonomi
Furnitur
Agroindustri
Sorotan
Teropong
Didaktika
Ekonomi Internasional
Pergelaran
Kesehatan
Telekomunikasi
Wisata
Bentara
Bingkai
Pixel
Otomotif
Ekonomi Rakyat
Pendidikan
Bahari
Pendidikan Luar Negeri
Pendidikan Dalam Negeri
Investasi & Perbankan
Pengiriman & Transportasi
Perbankan
Esai Foto
Makanan dan Minuman
Properti
Swara
Muda
Musik
Ilmu Pengetahuan
Info Otonomi
Tentang Kompas
Kontak Redaksi

 

 

Jawa Tengah
Sabtu, 27 Desember 2003

Pasar Pedurungan Semarang Terbakar

Semarang, Kompas - Kepastian penyebab kebakaran Pasar Pedurungan, Semarang, hingga Jumat (26/12) masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Kepolisian Daerah Jawa Tengah. "Tunggu Puslabfor. Sekarang belum dapat dipastikan," kata Kepala Kepolisian Sektor Semarang Timur Ajun Komisaris Joko Purnomo di lokasi kebakaran Pasar Pedurungan, kemarin.

Pasar Pedurungan hari Kamis sekitar pukul 21.30 terbakar. Kebakaran yang baru berakhir Jumat sekitar pukul 04.00 itu melalap habis sedikitnya tujuh deret los yang berada di bagian tengah pasar. Akibatnya, 358 pedagang dari sekitar 500 pedagang di pasar itu kehilangan tempat berjualan. Meski belum ada angka pasti, kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting).

Joko membantah adanya aksi penjarahan yang dilakukan sejumlah orang selama kebakaran terjadi. Menurut dia, orang yang dikira menjarah itu adalah kerabat atau rekan pedagang yang ikut membantu menyelamatkan barang dagangan.

Namun, menurut Ny Qomariah (42), pedagang di Pasar Pedurungan, selama kebakaran sejumlah orang tak dikenal menjarah berbagai barang dagangan di kios bagian depan pasar yang tidak dilalap api. "Mereka pura-pura membantu menyelamatkan barang, tetapi sebenarnya melakukan penjarahan," ujar pedagang daging sapi yang kiosnya tidak ikut terbakar itu.

Sukimin (43), penjual nasi di Pasar Pedurungan, menceritakan, saat ini pedagang yang bernasib naas sedang berupaya agar dapat berjualan di halaman depan Pasar Pedurungan sampai Pemerintah Kota Semarang selesai membangun kembali bagian pasar yang hancur. Upaya ini difasilitasi dan dikoordinasi Persatuan Pedagang Jasa Pasar (PPJP) Pedurungan.

"Pengaturan tempat berjualan sementara akan dibicarakan dalam pertemuan Jumat malam," ujar Sukimin yang warungnya ludes terbakar. (ATO)

Search :
 
 

Berita Lainnya :

·

Longsor Ancam Banyumas

·

Kali Wulan Meluap, Tanggul Nyaris Jebol

·

Keberadaan Kawasan Industri Penyebab Bencana Banjir di DAS Beringin

·

Sebelum Tanggal 10 Januari 2004, Polwiltabes Semarang Diresmikan

·

Kilas Peristiwa Jateng-DIY 2003

·

Dugaan Kampanye Tak Ditindaklanjuti

·

Pasar Pedurungan Semarang Terbakar

·

KPU Jateng Canangkan Pemilu Harus Damai

·

Ratusan Orang Keroyok Sahri di Pos Polisi

·

Komikus Wid NS Tak Bisa Saksikan Pameran Terakhir

·

Mempertanyakan "Master Plan" Pengendalian Banjir

·

DATA DAN AGENDA

·

CAMPUR SARI



 

 

Design By KCM
Copyright © 2002 Harian KOMPAS